Cara membuat Aplikasi Kasir Sederhana dengan C++

Assalamu'alaikum wr. wb.

Lama tak jumpa :D
disela - sela jadwal kuliah yang padat, saya sempatkan menulis biar gak stress :D
Oke, yang mau saya upoad kali ini adalah Aplikasi Kasir sederhana menggunakan Bahasa C++

Langsung Saja ...



ini adalah hasil ketika project di Run, untuk link download silahkan kunjungi link dibawah :

DOWNLOAD

Oke sekian terimakasih :)

Wassalamu'alaikum wr. wb.

SIWADES (Sistem Informasi Warga Desa)

Assalamu'alaikum wr. wb.

Lama tak jumpa :D
Akhir-akhir ini saya sering membincangi dunia nyata sehingga jarang ketemu dunia maya, jadi jarang ngeblog juga :D
Oke, kali ini saya punya projek yang saya buat sendiri untuk Tugas Besar salah satu mata kuliah kemarin, saya beri nama SIWADES (Sistem Informasi Warga Desa).
Sesuai namanya, Sistem ini memuat data dan informasi tentang warga di suatu desa tertentu, meliputi KK, jumlah keluarga, jenis kelamin, dll.
Berikut Screen Shootnya :







Sistem Informasi ini menggunakan Bahasa Pemrogaram PHP dan juga OOP, tetapi kali ini saya tidak menggunakan konsep MVC dan Framework. Untuk Sourcecode bisa langsung sedot :

DOWNLOAD DISINI

atau WA (083134477090)


Terimakasih Atas Kunjungan Anda

Wassalamu'alaikum wr.wb.

Cara Membaca Kompas Bidik

Assalamu’alaikum wr. Wb.

Salam Lestari

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang cara membaca / menggunakan peta Kompas Bidik. Langsung saja

1. Pengertian Kompas


Kompas adalah alat untuk navigasi (menentukan arah) yang berupa jarum / penunjuk yang menujuk ke arah utara magnetis bumi.

2.  Jenis – Jenis Kompas
a.       Kompas Bidik / Prisma  : untuk membaca sudut
b.      Kompas Silva                     : kompas untuk perhitungan menggunakan peta secara langsung
c.       Kompas Biasa                    : kompas untuk menujukkan arah Mata Angin
d.      DLL

3. Cara membaca Kompas Bidik
Dalam kegiatan di alam bebas, umumnya menggunakan alat berupa kompas dan peta. Kompas yang digunakan adalah Kompas Bidik.
Cara menggunakan Kompas Bidik adalah :
a)       Buka tutup kompas dan posisikan tutupnya hingga tegak lurus
b)      Tarik cincin untuk jempol.
c)       Masukan ruas pertama jempol kanan ke dalam cincin tersebut.
d)      Telunjuk sejajar dan memegang penutup yang berdiri tegak, jari-jari lain memegang penutup kompas.
e)      Lengan lurus ke depan.
f)        Bisa juga meletakan kompas pada tongkat statis.Dekatkan kompas ke depan mata.

                         

g)       Untuk mencari tanda/titik yang dijadikan patokan dalam membidik pilih benda yang jauh tetapi jelas terlihat dan tidak terhalang, hasil bidikan angkanya bisa dilihat pada kompas. misalnya angka 40 maka di sebut azimut 40°
h)      Kemudian bergerak menuju titik yang telah di bidik oleh kompas tadi.
i)        Setelah sampai di titik yang dituju kemudian bidik titik berikutnya, demikian seterusnya secara berulang.

4. Azimuth dan Back Azimuth
a.       Azimuth adalah sudut yang dbentuk 2 garis lurus yakni garis yang menunjuk Arah Utara Kompas dan garis yang menunjuk Objek atau benda yang dibidik (dihitung searah jarum jam).
b.       Back Azimuth adalah kebalikan dari azimuth, jika kita membidik kearah suatu objek, maka backazimuth adalah di arah belakang kita.

Rumus Penghitungan Azimuth dan BackAzimuth      :
Jika Azimuth > 180° maka :
        BA = A - 180°
Jika Azimuth < 180° maka :
BA = A + 180°
Jika Azimuth = 180° maka :
BA = A + 180° / A - 180°

Oke, sekian penjelasan saya kali ini, jika ada yang ditanyakan langsung hubungi via Facebook, Twitter, Email, atau yang lain. Teriam Kasih

Wassalamu’alaikum wr. Wb.

Salam Lestari



Sifat - Sifat Garis Kontur

 Assalamu’alaikum wr.wb.

Salam Lestari

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang Sifat-sifat garis kontur. Langsung saja

1. Pengertian Garis Kontur
Garis kontur adalah garis yang menghubungkan titik – titik yang mempunyai ketinggian yang sama dari suatu datum / bidang acuan tertentu.


Gambar diatas adalah contoh garis kontur dan representasinya. Seitan garis merupakan titik – titik yang mempunyai ketinggian sama.

2. Sifat Garis Kontur
Garis mempunyai sifat – sifat sebagai berikut :
a.       Berbentuk kurva tertutup.
b.       Tidak bercabang.
c.       Tidak berpotongan.
d.       Menjorok ke arah hulu jika melewati sungai.
e.       Menjorok ke arah jalan menurun jika melewati permukaan jalan.
f.        Tidak tergambar jika melewati bangunan.
g.       Garis kontur yang rapat menunjukan keadaan permukaan tanah yang terjal.
h.       Garis kontur yang jarang menunjukan keadaan permukaan yang landau
i.         Penyajian interval garis kontur tergantung pada skala peta yang disajikan, jika datar maka interval garis kontur tergantung pada skala peta yang disajikan, jika datar maka interval garis kontur adalah 1/1000 dikalikan dengan nilai skala peta , jika berbukit maka interval garis kontur adalah 1/500 dikalikan dengan nilai skala peta dan jika bergunung maka interval garis kontur adalah 1/200 dikalikan dengan nilai skala peta.
j.         Penyajian indeks garis kontur pada daerah datar adalah setiap selisih 3 garis kontur, pada daerah berbukit setiap selisih 4 garis kontur sedangkan pada daerah bergunung setiap selisih 5 garis kontur.
k.       Satu garis kontur mewakili satu ketinggian tertentu..
l.         Garis kontur berharga lebih rendah mengelilingi garis kontur yang lebih tinggi.
m.     Rangkaian garis kontur yang berbentuk huruf "U" menandakan punggungan gunung.
n.       Rangkaian garis kontur yang berbentuk huruf "V" menandakan suatu lembah/jurang

Oke, sekian penjelasan singkat tentang sifat – sifat garis kontur, semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum wr.wb.


Salam Lestari

Cara Menghitung Koordinat Menggunakan Protaktor

Assalamu’alaikum wr. Wb.

Salam Lestari

Pada postingan kali ini saya akan menjelaskan tentang cara membaca Koordinat menggunakan Protaktor, ini juga merupakan salah satu ilmu yang harus dimiliki jika ingin melakukan di alam bebas, Karena di alam bebas acuan kita hanya peta, keadaan sekitar, dan petunjuk Tuhan. Oke langsung saja

1. Pengertian Protaktor

Protaktor adalah alat yang berfungsi untuk membantu membaca koordinat peta, ingat “MEMBATU”. Jadi kurang tepat jika protaktor diartikan sebagai alat yang digunakan untuk membaca koordinat peta, Karena dalam membaca koordinat kita tidak perlu menggunakan protaktor pun bisa.
2.       Lalu mengapa mengggunakan protaktor?
Alasan penggunaan protaktor adalah karena dalam membaca koordinat peta, hanya terbatas pada titik yang kebetulan berapa pada titik perpotongan Garing Lintang dan Garis Bujur, dan apabila titik koordinat yang kit abaca berada pada tengah – tengah atau diantara perpotongan Garing Lintang dan Garis Bujur, maka kita akan kesulitan membacanya, itulah gunanya protaktor.

2. Cara Menggunakan Protaktor
Umumnya pada protaktor terdapat beberapa skala :


Pada protaktor diatas terdapat 2 skala yaitu 1 : 50.000 dan 1 : 25.000. Perhatikan cara penggunaannya :


Pada contoh diatas kita menggunakan Protaktor dengan skala 1 : 10.000. Kita akan mencari koordinat Titik A. Langkah – langkahnya adalah sebagai berikut :
  1. Letakkan titik pusat (titik tengah protaktor) pada titik A (yang akan dicari koordinatnya)
  2. Perhatikan koordinat acuan (perpotongan antara Garis Lintang dan Bujur), pada gambar diatas koordinat acuannya adalah : 1° 12’ 40,0” LS; 110° 29’ 40,0” BT
  3. Perhatikan Garis Lintang dan Bujur yang dilewati protaktor, pada contoh diatas, Garis Vertikal/Y protaktor didapatkan “7,5” dan Garis Horizontal/X protaktor didapatkan “3,5”
  4. Hitung interval Garis Lintang / Karvak  = (12’ 50,0” – 12’ 40” = 10,0”)
  5. Hitung interval Garis Lintang / Karvak  = (12’ 40,0” – 12’ 30” = 10,0”)
  6. Rumus Perhitungan :

Rumus Perhutungan Koordinat Cukup Sederhana :


             

Dari rumus diatas maka dapat dihitung :
1.       Lintang     : 1° 12’ 40,0” + ( (7,5/10) x 10” )
: 1° 12’ 40,0” + 7,5”
: 1° 12’ 47,5”
2.       Bujur        : 110° 29’ 40,0” + ( (3,5/10) x 10” )
: 110° 29’ 40,0” + 3,5”
: 110° 29’ 43,5”

Oke, sekian penjelasan saya kali ini mengenai Cara Menggunakan Protaktor, jika masih bingung bisa langsung kontak melalui FB, Twitter atau yang lain.

Wassalamu’alaikum wr. Wb.


Salam Lestari

Cara Membaca Peta Topografi

Assalamu’alaikum wr. Wb.

Salam Lestari

Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit menjelaskan tentang peta topografi, dan cara membacanya, langsung saja. 

1. Pengertian Peta


Peta adalah gambaran dua dimensi (bidang datar) dari suatu permukaan bumi (baik sebagian maupun kesuluruhan) dilihat dari atas, kemudian diperbesar / diperkecil dengan skala tertentu.

2. Pengertian Koordinat
Koordinat adalah sebuah sistem untuk mentukan posisi. Perhatikan gambar dibawah ini :


Gambar diatas adalah Koordinat Kartesius. Pehatikan sumbu X dan sumbu Y. Untuk menentukan suatu posisi kita membaca garis X (Horizontal) dan Garis Y (Vertikal). Cara membacanya adalah (x, y). Contoh :
a.       Koordinat titik A adalah (2,3)
b.       Koordinat titik B adalah (3,-3)
c.       Koordinat titik C adalah (-5,-4)
d.       Koordinat titik D adalah (-5,2)
Nah sistem koordinatinilah yang menjadi dasar dalam pembacaan koordinat peta. Pada peta kita menggunakan Koordinat Geografis.

3. Pengertian Koordinat Geografis
Mirip seperti sistem Koordinat Kartesius, hanya saja Koordinat Geografis menggunakan Garis Lintang / Latitude (X) dan Garis Bujur / Longitude (Y)



Nilai Koordinat Geografis selalu positif, perhatikan :


Kuadran 1 : (X,Y)
Kuadran 2 : (-X,Y)
Kuadran 3 : (-X,-Y)
Kuadran 4 : (X,-Y)

Perbedannya dengan Koordinat Geografis :


Kuadran 1 : (Lintang Utara, Bujur Timur)
Kuadran 2 : (Lintang Utara, Bujur Barat)
Kuadran 3 : (Lintang Selatan, Bujur Barat)
Kuadran 4 : (Lintang Selatan, Bujur Timur)
Lalu satuan yang digunakan dalam Koordonat Geografis adalah Derajat Menit Detik

            Contoh       : 10° 30’ 20” LS; 100° 20’ 50” BT

Dibaca        : sepuluh derajat, tiga puluh menit, dua puluh detik lintang selatan dan seratus derat, dua puluh menit, lima puluh detik bujur timur

Dimana      : 1 Derajat = 60 Menit = 3600 Detik

4. Cara Membaca Koordinat Peta

 

Koordinat Titik Hitam adalah : 1° 12’ 40” LS; 100° 30’ 00” BT

Koordinat Titik Merah adalah : 1° 12’ 40” LS; 100° 29’ 50” BT

Koordinat Titik Hitam adalah : 1° 12’ 40” LS; 100° 29’ 40” BT


Kemudian perhatikan gambar dibawah ini :



Bagaimana cara menghitung koordinat titik yang berbentuk segiempat?


Oke, sekian pembahasan kali ini, jika ada yang perlu ditanyakan bisa langsung menghubungi lewat email, facebook, twitter atau yang lain. Terimakasih


Wassalamu’alaikum wr. Wb.


Salam Lestari

Navigasi Darat

1. Pengertian Navigasi Darat

Navigasi Darat adalah ilmu yang mempelajari tentang cara menentukan lokasi dan memberikan bayangan medan, keadaan permukaan serta bentang alam dari bumi dengan bantuan minimal peta dan kompas.
Navigasi darat umumnya digunakan untuk kegiatan alam bebas, atau untuk usaha pencaraian dan penyelamatan korban kecelakan yang tersesat di alam bebas (SAR)

2. Media / Alat yang diperlukan
Dalam melakukan Navigasi Darat, minimal alat yang diperlukan adalah :

  • Peta

 

Peta adalah gambaran dua dimensi (bidang datar) dari suatu permukaan bumi (baik sebagian maupun kesuluruhan) dilihat dari atas, kemudian diperbesar / diperkecil dengan skala tertentu.

Dalam navigasi darat, peta yang dibutuhkan adalah peta Topografi. Peta topografi adalah peta yang memaparkan suatu daerah dengan ketinggian yang sama dari atas permukaan air laut menggunakan suatu garis kontur.

Unsur – unsur dalam peta :
1.       Judul Peta                   : terdapat diatas peta
2.       Nomor Peta                : nomor registrasi dari badan pembuat
3.       Koordinat Peta          : kedudukan sesuatu pada peta. BACA : (cara membaca koordinat peta)
4.       Kontur                          : garis khayal yang mewakili suatu ketinggian pada peta. BACA : (sifat garis kontur)
5.       Skala Peta                   : perbandingan antara jarak pada peta dengan jarak sebenarnya
6.       Legenda Peta             : simbol – simbol yang digunakan untuk mempermudah pembacaan peta

  • Kompas


Kompas adalah alat untuk navigasi (menentukan arah) yang berupa jarum / penunjuk yang menujuk ke arah utara magnetis bumi.
Dalam kegiatan Navigasi Darat, kompas yang digunakan adalah Kompas Bidik

  • Protaktor

 

Protaktor adalah sebuah alat untuk membaca atau mengukur suatu sudut. Dalam protaktor juga terdapat beberapa skala, dalam penggunaanya skala protaktor menyesuaikan dengan skala peta.





Cara Install Microsoft SQL Server 2012 step by step

Assalamu'alaikum wr.wb.

Selamat berjumpa kembali, kali ini saya akan menjelaskan tutorial sederhana tentang cara Install SQL Server 2012.
SQL Server sendiri adalah salah satu DBMS (Database Management System). Oke langsung saja berikut caranya :

1. Download filenya disini

2. Kemudian install

3. Akan muncul tampilan seperti ini, klik seperti di gambar
 4. Tunggu sampai selesai :

5. Ikuti instruksi sesuai di gambar

6. Tunggu sampai install setup selesai

7. Ikuti instruksi seperti di gambar, lalu next

8. Klik next lagi

9. Lanjut next

10. Pilih Windows Autentication Mode, lalu next

11. Ikuti instruksi di gambar

12. Tampilan sukses install, klik close

13. Membuka SQL Server Management Tool

14. Tampilan Utama SQL Server Management Tool


Demikian tutorial sedikit tentang cara menginstall SQL Server 2012 di Windows
Terimakasih


 Wassalamu'alaikum wr.wb.